7 Cara Tidur Tetap Nyenyak Bagi Anda yang Punya Asma

Asma adalah gangguan pernapasan umum dan sering membuat orang sulit tidur. Banyak orang dengan asma yang parah mengalami gejala-gejala seperti batuk, mengi dan sesak napas yang lebih parah di malam hari. Akibatnya, Anda bisa sering terbangun di malam hari. Kondisi ini disebut asma nokturnal.

Hubungan antara asma dan masalah tidur saling terkait. Asma dapat menyebabkan masalah tidur dan masalah tidur juga dapat memperburuk gejala asma. Namun, Anda tidak perlu khawatir, Anda bisa mengikuti beberapa tips untuk tidur nyenyak selama asma.

7 Cara Tidur Tetap Nyenyak Bagi Anda yang Punya Asma

Ada beberapa cara untuk tidur nyenyak selama asma. Selain itu, Anda juga bisa mengurangi serangan asma di malam hari.

  • Bersihkan kamar tidur secara teratur

Gunakan penyedot debu dengan filter air partikel efisiensi tinggi (HEPA) untuk menangkap tungau dan kotoran lainnya dan lepaskan dari kamar tidur Anda. Cuci seprai dan gorden atau karpet di ruangan secara teratur.

  • Pastikan kasur dan bantal selalu bersih

Bersihkan kasur tempat tidur Anda secara teratur dan ganti seprai secara teratur. Hindari meletakkan barang-barang kotor seperti tas atau sepatu di dekat tempat tidur. Debu yang kemudian menempel pada kasur bisa memicu asma pada sebagian orang.

  • Pasang pelembab udara

Udara dingin benar-benar kering dan lebih berisiko bagi penderita asma parah. Pelembap atau pelembap dapat membantu Anda menjaga kelembaban di kamar Anda. Nah, tungau dan debu tumbuh dengan baik di udara kering. Karena itu, meningkatkan kelembaban menggunakan pelembab ruangan di kamar Anda dapat membantu mencegah tungau dan debu.

  • Jangan tidur dengan hewan peliharaan

Jika Anda memiliki hewan peliharaan, jauhkan hewan peliharaan dari kamar. Hal ini dilakukan untuk menjaga kamar bebas dari jatuhnya bulu hewan atau tungau dan bakteri dari hewan peliharaan Anda. Bulu hewan peliharaan Anda dapat menempel pada permadani atau tempat tidur Anda dan memicu asma.

  • Tinggikan posisi kepala saat tidur

Jika Anda menderita flu atau payudara, berbaring dapat memperburuk tetesan postnasal, yang dapat memicu serangan asma. Juga, jika Anda menderita refluks asam lambung, berbaring dapat membuat lebih banyak asam naik di tenggorokan. Karena itu, selama tidur Anda harus mengangkat kepala lagi dengan bantal ganda atau tidur dengan bantal yang agak keras dan tebal.

  • Ciptakan suasana tidur yang nyaman

Matikan semua barang elektronik setidaknya 30 menit sebelum tidur. Matikan juga lampu di ruangan dan gunakan lampu tidur kecil sebagai obor.

Selain itu, Anda juga dapat mempertimbangkan meditasi atau olahraga intensitas tinggi setidaknya satu jam sebelum tidur. Pastikan juga Anda jauh dari pemicu asma. Dengan mengikuti saran-saran ini, akan lebih mudah untuk mencegah serangan asma di malam hari dan tidur yang lebih baik.

  • Minum obat asma sesuai dengan perintah dokter Anda

Pada beberapa orang, obat asma harus diminum secara teratur walaupun gejala serangan asma tidak terjadi. Alasannya adalah bahwa Anda tidak pernah tahu kapan serangan asma akan datang. Jadi, tetap disiplin dengan minum obat sesuai dengan rekomendasi dokter Anda. Dengan cara ini, tidur menjadi lebih sehat bahkan jika Anda menderita asma.

Baca Juga :